Showing posts with label Champions League. Show all posts
Showing posts with label Champions League. Show all posts

Friday, 2 October 2009

Surat dari Super Mario

Setelah menerima kartu merah ketika menghadapi Rubin Kazan pada matchday kedua liga champion hari rabu kemarin, striker belia yang tercatat lahir di Palermo,12 Agustus 1990 ini seakan menjadi pemain yang paling disalahkan akan kegagalan Nerazzuri tersebut.


Balotelli yang diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua di menit 60, membuat Inter Milan berada pada tekanan besar dan hanya mampu bermain imbang 1 - 1 melawan juara Rusia, Rubin Kazan. Banyak pihak yang menuding SuperMario menjadi penyebab kegagalan Inter, termasuk sang big boss, Massimo Moratti. "Kemarin sore (kekalahan atas Sampdoria) merupakan pertandingan yang buruk, lalu kami mencoba bereaksi dengan baik dan saya yakin pertandingan itu akan berakhir dengan positif jika insiden Balotelli tidak menimpa kami," ungkap Moratti di Football Italia


Tak hanya itu, bahkan Moratti mengindikasikan akan adanya sanksi bagi striker bertinggi 189 cm tersebut. Inter sebelumnya pernah memberi hukuman pada pemain yang dianggap melakukan kesalahan dan berbuntut kekalahan tim, yang saat itu dapat sanksi adalah Marco Materazzi di Copa Italia.

Atas tindakannya tersebut, Ballotelli mengaku menyesal dan meminta maaf. Balotelli mengaku kalau tindakan yang dia lakukan tidaklah tepat. Karena itulah dia kemudian menulis surat permintaan maaf pada seluruh skuad dan tifosi Inter.

"Dear fans Nerazzurri, saya benar-benar meminta maaf atas kartu merah di Liga Champions. Sangat disayangkan saya melakukan dua kesalahan yang menghapus semua usaha yang saya lakukan di awal pertandingan."

"Saya harap bisa bangkit dari kejadian ini, melanjutkan memberikan semua yang saya miliki," tulis Balotelli."

Read More...

Wednesday, 30 September 2009

Nerazzuri Masih Percaya Diri

Jose Mourinho berbicara pada Sky Sport Italia setelah Inter ditahan Rubin Kazan 1 – 1 di matchday 2 Champions League group F. Dia berkata “Ini adalah poin positif dilihat dari jalannya pertandingan dan secara matematika peluang untuk lolos masih terbuka. Sepuluh menit pertama cukup sulit, motivasi Rubin sangat tinggi di pertandingan kandang pertamanya pada Champions League. Selanjutnya Inter bermain baik, mencetak gol dan seharusnya bisa mencetak gol lagi.

Di babak kedua kami harus beradaptasi dengan berkurangnya jumlah pemain menjadi 10. Mungkin beberapa pemain tidak bermain baik, tapi yang lainnya bermain baik seperti Stankovic, Maicon, Zanetti dan Cambiasso, mereka berjuang keras untuk timnya.

“Memang benar, kami tidak memulai pertandingan dengan baik, tetapi kami memberi reaksi yang hebat bahkan ketika harus bermain dengan sepuluh orang melawan sebelas pemain Rubin. Dan untuk itu saya sangat berterima kasih pada pemain saya. Sedangkan untuk Balotelli, mereka akan terus membicarakannya sampai empat atau lima tahun lagi, tapi aku berharap tidak itu tidak seperti ini. “Semua pemain menunjukkan usaha yang fantastis, tapi kami sangat merindukan Motta, Sneijder dan Milito.


Sang kapten, Javier Zanetti mengatakan “ Kami mengawali pertandingan dengan burul karena lawan lami memberi kejutan dengan mencetak gol pada menit 11. Kami bangkit, menyamakan kedudukan dan bermain sebaik mungkin yang kami bisa, namun ketidakberuntungan membuat Balotelli keluar di babak kedua dan kami harus tetap bermain baik tanpa dia.

Hal ini membuat Inter berada di posisi 3 dengan poin 2 dari dua pertandingan di bawah Barcelona dan Dynamo Kiev. Untuk memuluskan jalan Inter lolos ke babak berikutnya mereka harus meraih poin maksimal di dua laga kandangnya. Seperti yang dikatakan sang pencetak gol, Dejan Stankovic, “ Ini cukup memalukan karena kami menguasai pertandingan setelah melalui awal yang buruk dan kami merasa pertandingan ada di tangan kami sampai babak pertama usai. Tetapi hasil imbang sudah bagus dan kami tahu kami masih memiliki dua pertandingan kandang yang harus kami menangi”.

Walaupun hasil ini menambah raport buruk Inter setelah dikalahkan Sampdoria di Serie A kemarin, Mourinho masih tetap percaya pada timnya dan kami pun Internisti akan selalu mendukung Nerazzurri..Forza Inter....


Read More...

Matchday 2 Champions League Rubin 1 - 1 Inter

Dejan Stankovic berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1, memupuskan harapan Rubin yang mencetak gol terlebih dahulu melalui Alejandro Dominguez untuk memperoleh kemenangan pada matchday kedua Champions League group F.

Tanpa Muntari dan Diego Milito yang tidak fit untuk menghadapi Juara Russia tersebut, Mou menurunkan Eto’o, Mancini dan Ballotelli sebagai penggedor jala lawan sejak menit pertama. Namun sayang, striker muda Italia, Mario Balotelli menerima kartu kuning kedua yang membuatnya harus keluar lapangan pada menit ke 60.

Inter mulai tertinggal pada menit ke sebelas. Dominguez berlari dari tengah lapangan melewati Lucio dan Samuel sampai akhirnya menceploskan bola ke gawang Julio Cesar.

Dominguez terus menjadi ancaman berbahaya bagi Inter dan hampir saja mencetak gol keduanya ketika melakukan free kick dari sisi kiri yang dapat di tip oleh Cesar.

Stankovic menjadi pahlawan Inter sstelah mampu memanfaatkan crossing Maicon dari sisi kanan dengan sebuah heading yang tak mampu dibendung Ryzhikov.

Juara Russia ini mendapatkan beberapa peluang lagi sebelum babak pertama usai. Peluang yang diperoleh Bukharov setelah menerima umpan crossing dari Karadeniz dapat di selamatkan oleh Lucio.


Dominguez dan rekan-rekannya memulai babak kedua seperti mereka mengakhiri babak pertama dan Julio Cesar melakukan beberapa penyelamatan dari tendangan jarak jauh Ansaldi dan tendangan Semak yang masih melenceng setelah menerima umpan dari Bukharov.

Inter mendapatkan bencana ketika Balotelli menerima kartu merah dari hasil dua kartu kuning keduanya yang memaksa pasukan Mourinho berjuang dengan sepuluh pemain di setengah jam terakhir menghadapi lawan yang bermain cepat dan mendapat banyak peluang untuk mencetak gol.

Pertandingan berlangsung alot, Rubin terus memberondong pertahanan Inter dengan berbagai serangan namun pertahanan Inter masih kuat dan Julio Cesar melakukan penyelamatan-penyelamatan penting dari peluang yang diperoleh Rubin melalui Dominguez dan Ansaldi. Pertandingan berakhir dan Inter membawa pulang satu poin yang menempatkannya di peringkat 3 di bawah Dynamo Kiev di peringkat 2 yang ditaklukan Barcelona dengan skor 2 – 0 di pertandingan lain dan Barcelona menempati peringkat 1 di group F dengan poin 4.

Rubin Kazan 1-1 Inter (HT: 1-1)
Scorers: Dominguez 11, Stankovic 27.
Rubin Kazan: 77 Ryzhikov; 9 Salukvadze, 76 Sharonov, 4 Cesar Navas, 3 Ansaldi; 15 Ryazantsev, 16 Noboa, 7 Semak, 61 Karadeniz; 10 Dominguez (88 Kasaev 86); 11 Bukharov.
Subs not used: 29 Revishvili, 5 Bystrov, 23 Balyaikin, 24 Popov, 32 Gorbanets, 42 Murawski.
Coach: Kurban Berdyev.
Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 6 Lucio, 25 Samuel, 26 Chivu; 4 Zanetti, 19 Cambiasso (14 Vieira 80), 5 Stankovic; 45 Balotelli; 9 Eto'o, 30 Mancini (7 Quaresma 64).

Subs not used: 1 Toldo, 21 Orlandoni, 2 Cordoba, 15 Krhin, 30 Mancini, 39 Santon.
Coach: José Mourinho.
Referee: Terje Hauge (Norway).
Booked: Karadeniz 9, Samuel 14, Balotelli 20, 60, Maicon 63.
Sent off: Balotelli 60.



Read More...

Tuesday, 29 September 2009

Mourinho Tak Remehkan Rubin

"Saya menghormati Rubin dan percaya pada tim saya, Inter". Itulah pesan Mourinho di konferensi pers kemarin menjelang pertandingan Liga Champion menghadapi Rubin Kazan yang akan berlangsung di Tsentralnyi Stadium.
Penduduk kota Kazan sangat antusias menjelang pertandingan menghadapi Nerrazurri. "Saya sangat mengerti apa arti pertandingan ini bagi mereka," kata Mourinho. " Dengan segala hormat saya, pertandingan besok seperti mimpi yang akan terwujud, karena sebelumnya mereka hanya melihat pertandingan besar melalui televisi. Lawan kami akan memiliki motivasi yang sangat tinggi, cuaca mungkin akan dingin tapi suasana pertandingan akan sangat panas."
Mourinho tidak beranggapan akan mendapat kemenangan yang mudah."Saya pikir, ini akan menjadi pertandingan yang sulit.Kami sudah mempelajari Rubin dengan seksama terutama ketika mereka menghadapi Kiev, dimana saat itu mereka menguasai 75% penguasaan bola, namun mereka kalah hanya karena sepakbola adalah olahraga yang sulit ditebak dan banyak kejutan.
Taktik kami tidak akan berubah dan kami menduga Rubin akan menerapkan permainan yang dinamis, cepat dan terorganisir. Target utama kami tentu saja adalah menang, kedua, kami tidak ingin kalah. Strategi group ini ada di tangan kami, kami memiliki 3 pertandingan yaitu melawan Rubin ini dan 2 pertandingan melawan Dynamo Kiev. Kami harus memaksimalkan poin dari ketiga pertandingan tersebut sebelum kami bertemu Barcelona dan mendapatkan posisi yang baik di group ini untuk lolos tanpa harus menang di pertandingan terakhir.
Jika Inter bermain dengan cara dan konsentrasi yang sama seperti ketika menghadapi Barcelona saya yakin kami akan menang menghadapi Rubin. Tapi sekali lagi saya katakan, saya sangat menghormati Rubin dan kami tahu mereka bukan lawan yang mudah.Forza Inter...




Read More...

Inter Tanpa Sneijder Hadapi Rubin Kazan


Kondisi fisik yang masih belum fit memaksa jendral lapangan tengah sekaligus kreator serangan Inter, Wesley Sneijder, absen dalam matchday keduaLiga Champions menghadapi Rubin Kazan. Football Italia memberitakan bahwa gelandang timnas Belanda tersebut mengalami masalah pada pinggangnya dan belum pulih. Sebelumnya dia juga tak tampil saat Inter dikalahkan oleh Sampdoria di pentas Serie A.

Di matchday yang akan berlangsung 29 September 2009 di Stadion Tsentralnyi, Kazan, Mou juga tidak membawa David Suazo dan Thiago Motta. Di atas kertas, Nerazzurri seharusnya tidak mengalami kesulitan menghadapi Kazan, namun ketidakhadiran Sneijder bagi saya cukup mengurangi kekuatan Inter, terbukti pekan lalu mereka dipermalukan Sampdoria tanpa kehadiran Sneijder. Memang Inter masih memiliki gelandang-gelandang berkualitas dunia, namun peran gelandang yang baru didatangkan dari Real Madrid itu sangat krusial. Tentu saja Internisti berharap la beneamata mampu memperoleh poin penuh setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Barcelona di matchday pertama, Forza Inter.....Berikut daftar skuad yang dibawa Mou pada matchday ini :


Goalkeepers: 1 Francesco Toldo, 12 Julio Cesar, 21 Paolo Orlandoni.

Defenders: 2 Ivan Ramiro Cordoba, 4 Javier Zanetti, 6 Lucio, 13 Maicon, 25 Walter Samuel, 26 Cristian Chivu, 39 Davide Santon.

Midfielders: 5 Dejan Stankovic, 7 Ricardo Quaresma, 11 Sulley Muntari, 14 Patrick Vieira, 15 Rene Krhin, 19 Esteban Cambiasso, 30 Alessandro Amantino Mancini.

Strikers: 9 Samuel Eto'o, 22 Diego Milito, 45 Mario Balotelli.

Read More...

Monday, 28 September 2009

First Champions League 2009/2010 Inter 0 - 0 Barcelona



Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 6 Lucio, 25 Samuel, 26 Chivu; 11 Muntari (5 Stankovic 62), 4 Zanetti, 8 Thiago Motta; 10 Sneijder (39 Santon 80); 9 Eto'o, 22 Milito (45 Balotelli 85).
Subs not used: 1 Toldo, 2 Cordoba, 14 Vieira, 19 Cambiasso, .
Coach: José Mourinho.
Barcelona: 1 Valdes; 2 Daniel Alves, 5 Puyol, 3 Piqué, 22 Abidal; 6 Xavi Hernandez, 24 Touré, 15 Keita; 10 Messi, 9 Ibrahimovic, 14 Henry (8 Iniesta 77).
Subs not used: 13 Pinto, 4 Marquez, 16 Busquets, 17 Pedro Rodriguez, 19 Maxwell, 35 Jeffren.
Coach: Josep Guardiola.



Pertandingan yang sangat dinanti oleh Internisti, karena menjadi ajang pembuktian Eto'o dan Ibrahimovic, siapa yang terbaik diantara mereka dan klub mana yang paling diuntungkan dari pertukaran ini. Namun keduanya belum mampu menunjukkan kelasnya sebagi goal getter handal. Pertandingan berakhir dengan skor kacamata. Messi dan Xavi membuka peluang dengan sebuah heading jarak dekat, namun Julio cesar berhasil menyelamatkan gawangnya. Inter menaikkan tempo, tendangan Milito dan Sneijder juga dapat diselamatkan kiper Barca, Victor Valdez. Di babak kedua barca masih tidak bisa menerapkan permainan mereka seperti biasanya, Inter terlihat lebih bertahan dan peluang demi peluang tak dapat dikonversikan menjadi gol oleh kedua tim. Pertandingan berakhir tanpa gol. Di pertandingan lain group F, Dinami kiev berhasil menundukkan Rubin Kazan dengan skor 3 - 1.
Read More...